Apa Itu Firewall Dan Virus Komputer?

  


Oke kali ini saya akan menjelaskan firewall dan Virus Komputer

1. Firewal



Firewall adalah sistem keamanan yang melindungi komputer Anda dari berbagai ancaman di jaringan internet. Firewall ini bekerja sebagai sekat atau tembok yang membatasi komputer dari jaringan internet. Melalui “tembok api” inilah Anda bisa mengatur data, informasi, dan kegiatan apa yang boleh lalu lalang dari jaringan internet ke komputer dan begitu pula sebaliknya.

Terdapat dua macam firewall, yaitu hardware dan software. Keduanya memiliki konfigurasi atau pengaturan yang berbeda. Meski begitu, keduanya tetap memiliki fungsi utama yang sama: melindungi keamanan jaringan.

Firewall berbasis hardware merupakan piranti keras yang terdapat dalam sistem jaringan, misalnya router.

Firewall berbasis software merupakan solusi untuk perlindungan jaringan bagi pengguna internet di rumah. Firewall Ini Berbentuk Aplikasi

A. Apa Fungsi Firewall?

Alasan keamanan tentunya jadi sebab utama untuk menggunakan firewall. Bahkan bisa dibilang, penggunaan firewall merupakan hal wajib alias tidak bisa ditawar lagi. Akan tetapi, untuk lebih memahami pentingnya menggunakan firewall, kita akan bahas satu per satu apa yang bisa firewall lakukan.

1. Melindungi Data dari Hacker dan Pengguna Tidak Terotorisasi

Seperti yang sudah dibilang di atas, firewall berfungsi layaknya sekat antara data internal dengan akses luar. Karena firewall lah, hacker dan pengguna asing tidak bisa mengakses data yang Anda miliki. Dengan kata lain, data akan rawan dicuri ketika komputer tidak terinstal firewall.

2. Block Konten yang Tak Diinginkan

Selain memblokir pesan spam dan mengandung virus, firewall juga dapat digunakan untuk memblok website atau konten dari alamat yang spesifik. Anda dapat mengatur secara manual konten-konten macam apa yang tidak diperbolehkan diakses melalui komputer.

B. Bagaimana Cara Kerja Firewall

Pertamapacket filtering atau statelessArtinya, firewall menggunakan aturan tertentu untuk melihat boleh tidaknya suatu data masuk ke jaringan. Setiap packet diperiksa secara sendiri-sendiri atau dalam isolasi. Jika packet dikirim dalam grup, maka setiap packet akan diperiksa secara satu per satu.

Ketika sebuah packet dianggap berbahaya maka ia takkan diijinkan masuk. Sebaliknya, ketika packet dianggap aman maka dia akan diteruskan ke sistem yang meminta.

Keduaproxy service. Ini merupakan aplikasi yang bekerja sebagai penghubung antara sistem jaringan. Aplikasi proxy berada di dalam firewall dan bertugas untuk memeriksa packet yang saling ditukarkan dalam jaringan.

Sistem ini bisa dikatakan lebih efektif. Sebab, semua informasi yang diperiksa secara tersentralisasi. Cara kerja macam ini bisa dikatakan lebih canggih karena proxy service berusaha menciptakan hubungan antarjaringan yang mirip. Proxy seolah menghubungkan jaringan secara langsung, padahal ia hanya berusaha meng-copy mekanisme yang mirip.

Ketiga, stateful inspection. Sistem ini menelusuri packet yang diterima dengan aktivitas-aktivitas sebelumnya. Packet yang diterima kemudian diperiksa dalam database packet. Jika packet berkonotasi positif atau tidak menunjukkan risiko bahaya, maka ia akan diteruskan ke sistem yang meminta.

Ketika firewall selesai memeriksa packet, ia kemudian akan merespons dengan salah satu dari tiga cara. Pertamaaccept atau terima. Artinya, firewall akan memperbolehkan trafik untuk melewati jaringan. Keduareject atau tolak. Ini berarti firewall menolak trafik untuk lewat dan membalasnya dengan tampilan “unreachable error”. Terakhirdrop atau lewati di mana firewall menolak trafik tanpa mengirimkan pesan.

2. Virus Komputer



suatu program atau aplikasi yang dapat memperbanyak, dan menyebar dengan sendirinya, dan menyebabkan efek negatif pada komputer yang terjangkit. Biasanya virus masuk kedalam komputer dengan cara menyisipkan dirinya dalam suatu file ataupun program. Efek yang ditimbulkan virus komputer pun beragam, mulai dari hilangnya file dari komputer, timbul error yang tidak biasa (misalnya freeze), program tidak dapat digunakan, hingga file yang dicuri. Virus juga dapat memungkinkan untuk merusak hardware pada komputer.

A. Jenis Jenis Virus

1. Trojan
Trojan adalah virus yang dibuat dengan tujuan untuk mencuri data serta mengkontrol data korban. Virus ini masuk kedalam komputer lewat internet, email, dan lain – lain

2. Worm

Worm dikategorikan sebagai virus yang tidak membahayakan, namun mengganggu. Pasalnya, jika komputer terjangkit virus worm dibiarkan terlalu lama, worm akan menggandakan dirinya sendiri dan membuat space pada harddisk pengguna penuh.

3. Companion Virus

Merupakan virus yang cukup sulit untuk di Track. Virus ini cukup mengganggu karena  dapat mengubah format dari file kita. Hal tersebut membuat file kita tidak dapat dibuka atau bahkan sulit ditemukan

Dan Masih Banyak Lagi

Banyak efek samping yang dapat diakibatkan oleh virus, efek samping ini dapat mempengaruhi program maupun sistem komputer. Beberapa keluhan yang umum terjadi akibat infeksi virus komputer antara lain adalah:

·         Memory harddisk yang tiba-tiba menjadi sangat penuh

·         File atau program yang corrupt

·         File tiba-tiba hilang atau hidden

·         Sistem mudah restart dan mati dengan sendirinya

·         Muncul beberapa file atau program baru di komputer tanpa diinstal

Walaupun virus dapat mengakibatkan banyak hal negative, namun kita masih bisa mencegah dan mengatasi virus yang telah atau akan menginfeksi komputer kita. Berikut beberapa langkah-langkah yang dapat di lakukan:

·         Install pembaruan komputer dan anti virus
Kalian harus memastikan bahwa komputer kalian selalu di update setiap kali ada update baru, karena biasanya update merupakan perbaikan dan penambahan dari versi yang sebelumnya.

·         Berhati-hati saat download atau menggunakan public Wi-Fi
Wi-Fi gratis bukanlah hal yang selalu bagus, karena apabila anda sedang berada di area public, Wi-Fi gratis bisa aja merupakan jebakan yang disiapkan oleh hacker untuk mencuri data dan informasi maupun menyisipkan virus terhadap komputer anda. Koneksikan perangkat anda ke Wi-Fi yang benar-benar terpercaya.

·         Scanning anti virus terhadap portable device
Selalu berhati-hati akan portable device yang akan terhubung ke komputer anda (contohnya usb atau flashdisk) kalian harus selalu melakukan scanning untuk device yang bersifat portable karena portable device sering kali membawa virus dari komputer lain.

·         Backup data secara berkala
Ini merupakan rencana cadangan apabila komputer anda telah terinfeksi oleh virus komputer. Biasakan untuk melakukan backup terhadap data-data yang penting, karena apabila data benar-benar telah terinfeksi oleh virus ataupun hilang, maka anda masih memiliki data-daa utama yang berada di lokasi atau perangkat berbeda dan anda bisa mengakses data tersebut dengan aman.

Oke sekian Maaf Jika ada salah ketikan

 

 

 

 

0 Komentar